Rabu, 20 Desember 2017

Penghujung Tahun Ini

Beberapa hari lagi tahun 2017 berakhir. Alhamdulillah, sampai saat ini Alloh masih memberikan banyak sekali nikmat yg tidak bisa didekte satu persatu. Karna tidak akan pernah bisa terhitung jumlahnya.

Di tahun 2017 ini, banyak sekali hal baru yg saya telah lakukan.

Akhir januari januari sampai dengan februari, saya bisa merasakan tinggal di kota Yogyakarta. Walau pun kegiatan tidak full untuk liburan. Tetapi, Alloh telah memenuhi keinginan saya agar bisa ke kota ini (Yogyakarta merupakan salah satu kota yg ingin saya kunjungi 😊)


Kurang lebih sebulan setelah pulang dari Yogyakarta, alhamdulillah (nikmat yg sangat luar biasa dari Alloh) sy bisa melaksanakan ibadah umroh di bulan maret. Subhanalloh, salah satu keinginan terbesar dalam hidup ini adalah bisa melaksanakan haji & umroh, berziarah ke makam manusia paling mulia, ke Mekah dan Madinah akhirnya terwujud di tahun ini. Walau bukan haji, tapi ini adalah kado terindah dari Alloh untuk saya. Nikmat yg benar2 luar biasa. Semoga ini adalah bentuk kasih sayang Alloh kpd saya.

Alhamdulillah 'alaa kulli hal. Dulu sy bermimpi ingin ke yogya dan Alloh mengabulkannya. Pun dengan Umroh. Haji dan umroh berada dalam daftar yg harus bisa saya lakukan dan alhamdulillah, Alloh mengundang saya ke BaitNya, al haram.

Maka, nikmat tuhanmu yg manalagi yg engkau dustakan?

Bukan saja hal2 besar seperti itu yg pertama kali sy lakukan dalam hidup ini. Beberapa hal juga yg harusnya sudah anak SD lakukan tapi tidak pernah sy lakukan telah sy lakukan di thun ini. Seperti gerak jalan cepat. Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti kegiatan gerak jalan cepat. Koordinator kabupaten menuliskan nama saya di daftar anggota gerak jalan. Walau pun ragu, akhirnya saya lakukan juga. Dana tahun 2017 ini adalah pertama kalinya sy melakukan kegiatan getak jalan cepat πŸ˜‚

Selain itu, menjadi tim paduan suara juga merupakan kegiatan yg pertama kali sy jalani. Suara yg sumbang dan sangay tidak enak di dengar untuk bernyayi dimasukkan kedalam grup paduan suara untuk menyambit datangnya para pembesar program tempat saya bekerja. Ah,, panitia yg asal mencomot saja. Harusnya mereka memilih yg bersuara merdu. Tapi apa boleh buat. Saya pun ikut paduan suara. Toh juga nyanyi rame2, jadi suara sumbang dan fals tdk terdengarπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Selain hal2 baru tsb, alhamdulillah, Alloh masih memberikan nikmat kesehatan, kesempatan dan nikmat terbesarnya yaitu iman dan islam..

Alhamdulillah,
Maka nikmat manalagi yg kamu dustakan???.

Semoga semua ini merupakan bentuk kasih sayang Alloh sehingga membuat saya lebih bersyukur lagi.
Dan saya berlindung kepada Alloh dari semua azab dan siksaan.

Oh Alloh, meskipun Engkau belum mengizinkan saya untuk menjadi istri di tahun ini, semoga di tahun depan Engkau sudah memberi amanah kepada saya untuk mendapat gelar ini. Aamiin