Rabu, 28 September 2016

hindari prasangka

“JAUHILAH PRASANGKA, KARENA PRASANGKA ADALAH PERKATAAN YANG PALING DUSTA.” (HR BUKHARI MUSLIM)

Tanggal tua, isi dompet hanya tinggal kerak. Dalam dan tipis. Seperti akhir bulan pada bulan-bulan sebelumnya.  Tanggal 5 bulan berikutnya masih tingga seminggu lagi, tetapi keuangan sudah tidak bisa diajak kompromi.

Akhirnya, pagi tadi saya mencoba untuk membuka dompet warna hijau yang isinya sudah dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan  pertemuan kelompok (berhubungan dengan pekerjaan).

What????!!!! Dompet berwarna hijau isinya juga tinggal selembar. Hanya ada selembar uang berwana hijau. Iya. Rp 20.000. hanya selembaar ini lah yang bertahta di dalam dompet. otak saya berputar, mengingat-ingat kembali isi dompet warna hijau. Seingat saya, didalam dompet berwarna hijau masih tersisa uang 200rb an. Tapi kenyataannya sekarang, hanya tinggal selembar uang 20.000.

Beberapa hari kemarin saat akan membayar biaya fotocopy, saya masih mellihat lipatan uang nominal 100.000 didalam dompet. setelah itu, dompet saya masukkan kembali ke dalam ruangan kecil di dalam tas (sengaja saya pisahkan tempat menaruh dompet yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari dengan dompet yang berwarna hijau)

Saat kemarin, saya melihat resleting tas (bagian tempat menaruh dompet yang berwarna hijau) terbuka. Tetapi tak ada pikiran bahwa isinya sudah raib.

Baru tadi pagi, saat membutuhkan uang, saya baru membuka dompet warna hijau untuk meminjam isinya dulu. Tetapi disana hanya tersisa selembar warna hijau. lantas, kemana 2 lembar nominal 100.000??

Bayangan wajah 0rang-orang yang ditemui beberapa hari terakhir ini bermunculan. Prasangka atau dugaan-dugaan mulai terlontar dengan mudahnya. Tak ada bukti. Tak ada cctv. Jadi, hnya sebatas prasangka tak berdasar.

Ah…. Enaknya menuduh orag sembarangan. Dengan tidak ada bukti. Otak saya mulai menyebut orang-orang yang menjadi terduga. Oh Allah, padahal hadits nabi tentang tak boleh berprasangkat sudah saya hafal diluar kepala. Tetapi masih saja saya lakukan ketika terjadi sesuatu.
Astagfirullah hal adzim

Sudah, ihklaskan saja. Semoga nanti aka nada ganti yang lebh baik . dan jjangan ada prasangka lagi  (sisi angel saya mulai berkata).

Jika memang ada orang yang sengaja mengambilnya, semoga ia sadar dan kembali ke jalan yang benar.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar